Langsung ke konten utama

Kun Fayakun?


Dulu aku kira semua hal bisa diubah di dunia ini.
Katanya nggak ada yang mustahil kan
Katanya kun fayakun

Tapi untuk beberapa waktu ini aku mulai tidak setuju tentang itu
Ada hal yang tidak bisa diubah
Sebesar apapun usaha, tak ada yang bisa mengubahnya.

Ada yang bilang lagi butuh waktu untuk membuat sebuah perubahan
Tapi adakah patokan seberapa lama menunggu dan berusaha?
Apakah butuh waktu seumur hidup?

Itu tidak adil menurutku. Banyak hal yang seharusnya bisa dilakukan lebih dari menunggu perubahan itu terjadi.

Dulu aku kira semua hal tak ada yang tidak mungkin
Ada yang bilang jika kita fokus pada satu tujuan maka seluruh energi alam akan membantumu

Rasanya itu seperti sihir yang bisa membuat siapapun yang mendengarnya kembali bersemangat setelah kecewa
Katanya tidak ada usaha yang sia-sia.

Namun ini apa?
Aku merasakan hal yang ingin sekali aku hindari.
Aku telah berharap banyak jika ini bisa berubah menjadi lebih baik.
Aku kecewa dari semua usaha yang telah dilakukan, dari semua waktu yang telah ku gunakan untuk menunggu.

Namun, ternyata ada yang tidak bisa diubah di dunia ini. Dirimu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sampai Nanti :)

Backsound by Threesixty-Sampai Nanti Halo malaikatku. Sekarang kau telah menjadi salah satu bintang yang sampai sekarang masih dapat ku lihat terangnya. Sejak banyaknya angin menghempas tali diantara kita, perlahan aku mengiyakan mu menjadi salah satu bintang di langitku. Siang ini langit mendung, dan tugas-tugasku pun sudah selesai ku kerjakan. Rasanya kalau kau sudah tak berada di sisiku pun sekarang aku terbiasa. Dan mungkin ini adalah cerita terakhir ku tentangmu. Dimana kan ku simpan semua harapan ini disaat ku temui, jalan yang tak bertepi Tak pernah ku lupa bagaimana kita dulu meminta saling menjaga satu sama lain. Menjatuhkan pilihan padamu dan padaku. Berharap jika ini nantinya berjodoh. Satu tiga lima tujuh bulan berjalan. Seperti hubungan lainnya kita diterpa berbagai masalah. Delapan sepuluh dan satu tahun hubungan kita terlalui, ada banyak hal yang dapat kita ambil sarinya, ilmu bahkan pahitnya rasa.   Seiring redup hati selimuti senyummu ta...

Awalan "kita" :)

20 Juni 2013 Terkadang ada pertanyaan yang tidak semua membutuhkan jawabannya. Cukup diam dan mengerti saja. “kamu tau ngak, aku ngerasa sepertinya kamu cuma ngebuat aku pelarian saja” “hah, pelarian? Kalau emank aku nyari pelarian, ya mungkin bukan kamu. Mungkin cowo-cowo yang sebelum kamu. Kok bisa sih ngerasa kayak gitu?” “Ya bisa aja. Aku ngerasa kalau kamu itu ngak sepenuhnya sayang sama aku. Aku ngerasa kalau kamu ragu melangkah sama aku” “hehe, kok tau sih. Tapi bukan berarti aku jadiin kamu pelarianku. Aku cuma masih trauma dengan yang dulu” “Trauma? Bukan trauma, tapi kebayang yang dulu” “Ngak. Aku ngak ngebayangin dia. Aku trauma sakit hati lagi karna terlalu sayang sama orang. Aku takut nanti kamu seperti dia.” “....” “Jo..... Aku ngak bohong kok kalau aku sayang sama kamu. Aku beneran sayang sama kamu” “.....” “Yu” “.....” “Bayu” “Iya, kenapa? Mau bilang apa?” “Kamu kan sudah tau kalau aku ngak sepenuhnya sayang sama kamu, trus masih mau sama aku?” “Ya masih, emank kenapa...